Sabtu, 13 November 2010

INGO, first book of INGO tetralogy

Judul                         : INGO
Penerjemah              : Rosemary Kesauli
Penulis                      : Helen Dunmore
Penerbit                   : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit           : Juni, 2009
Jumlah Halaman    : 312 halaman

Semua orang percaya bahwa Dad telah meninggal dilaut. Tapi, aku dan kakakku "Conor" tak percaya. Kita percaya bahwa Dad sedang berada di INGO. Dunia bawah laut yang sering diceritakan Dad saat ia belum menghilang. Apalagi Dad pernah bercerita bahwa ada seorang pria yang suka bernyanyi, namanya pun sama persis dengan nama Dad "Mathew Trewhella". Tapi, Dad bilang itu hanya kebetulan.

"Conor ... Conor ... !!"
Aku berteriak memanggil kakakku yang akhir-akhir ini sering pergi tanpa izin. Aku mencari dan mencari hingga aku melihatnya duduk disebuah batu bersama putri cantik. "Siapa putri itu?" Gumamku dalam hati. Entahlah! Aku tak mau mengganggu mereka berdua.

Kakakku semakin sering pergi tanpa izin. Ketika aku mencoba mencarinya, aku bertemu dengan "Faro". Faro bilang kakakku baik-baik saja. Conor sedang bersama kakak Faro "Elvira" namanya. Aku berbicara banyak dengan Faro hingga lupa waktu. Faro juga bercerita bahwa ia adalah Bangsa Mer. Ia tinggal di "INGO" --- dunia bawah laut yang memikat namun berbahaya. "INGO? sepertinya aku sudah tak asing lagi dengan kata itu." Tapi, aku hanya berkata dalam hati.

"Apa kamu ingin bertemu dengan kakakmu?" tanya Faro padaku
"Tentu!" aku menjawab
"Ayo! ikut aku"
"Kemana?"
"INGO!"
"Tapi, itu mustahil. Aku membutuhkan oksigen. Di laut tak ada oksigen, aku akan mati!"
"Tenanglah! Kamu pasti aman disisiku" Faro meyakinkanku.
Aku mengikutinya. Faro memang baik. Tapi, aku tak bisa menemukan kakakku disana hingga aku memutuskan untuk kembali ke udara.

Semenjak kejadian itu, jiwaku seakan ingin kembali dan menetap di INGO untuk selamanya. Namun, Conor bilang itu berbahaya! Aku tak peduli hingga aku kembali kesana! Aku kembali bersenang-senang dengan Faro. Aku benar-benar merasa tak memiliki beban di dunia INGO ini. Namun, aku juga sadar, Mum dan Conor akan khawatir hingga aku memutuskan untuk kembali ke udara lagi.

Mum pernah bercerita bahwa ia memiliki kenalan seorang penyelam yang akan menyelami perairan "The Bawns"-- salah satu perairan di INGO yang semua orang tahu bahwa itu berbahaya. Didalamnya ada sebuah tempat bernama "Limina". Limina dilindungi oleh banyak anjing laut yang siap menerkam para penyelam yang mengganggu dunia INGO.

Awalnya, aku tak tahu banyak tentang Limina. Namun, suatu saat, Faro membawaku dan Conor kesana. Tiba-tiba, Conor mendekat ke arah kumpulan anjing laut itu. Aku sudah melarang kakakku namun ia tak menghiraukannya. Hingga aku turut mengikutinya.

Benar saja! Aku dan Conor melihat ada dua penyelam yang sudah diambang kematian. Mereka seperti dijadikan bola bagi para anjing laut. Mereka ditendang-tendang dan itu sangat mengenaskan. Aku dan Conor berusaha menyelamatkan mereka. Ternyata mereka adalah teman Mum, "Roger" dan "Grey". Maka, mereka sudah sangat sayu hingga sangat berat untuk aku bawa kembali ke udara. Syukurlah Faro dan Elvira datang membantu kami hingga kami berhasil membawa Roger dan Grey kembali ke kapal dan ternyata mereka berdua masih hidup.

Ketertarikanku pada INGO semakin tinggi dan aku juga semakin yakin bahwa Dad masih hidup!
Aku yakin itu!

0 komentar:

Posting Komentar